Diagram E-R
Entity Relationship Model :
1. ER Model → model yang digunakan untuk
menggambarkan data dalam bentuk entity, atribut, relationship antar entitas. ER
masih berupa konsep sehingga belum bisa diimplementasikan ke data yang
sebenarnya. ER Model juga menjembatani antara objek nyata dengan data.
2. ER Diagram → merupakan diagram yang
menghubungkan antar entitymengekspresikan secara logis dengan simple dan jelas.
●Entitas → objek yang ada dapat dibedakan dengan
objek lain dalam dunia nyata dan seringkali mempunyai hubungan dengan objek
lain. Entitas juga memiliki atribut.
Contoh : 1. Manusia : mahasiswa, pasien, pegawai
2. tempat : took, gudang
3. kejadian : jatuh, kecelakaan
●Entity sets → kumpulan entitas yang mempunyai tipe
yang sama. Misal : kumpulan entitas mahasiswa.
●Attribute → property deskriptif yang memiliki
oleh semua anggota dari semua sets entitas dan memiliki kunci atribut ( primary
key) yang bersifat unik (hanya satu).
Contoh : mahasiswa : NIM, nama, tempat tgl lahir, jenis kelamin, alamat.
Contoh primary key : NIM
¬ Value sets (domain) dari attribute →
nilai yang di isi dari masing-masing atribut.
●Jenis atribut :
1. Atribut sederhana / atomic atribut →
komponen tunggal, tidak bisa diuraikan lagi. Contoh : NIM.
2. Atribut komposit → bisa diuraikan. Contoh :
alamat mahasiswa.
3. Atribut berharga tunggal/single valued attribute →
mempunyai suatu nilai pada entitas tertentu. Contoh : jenis kelamin.
4. Atribut berharga banyak/multi valued attribute →
terdiri dari sekumpulan entitas. Contoh : hobi.
5. Atribut derivatif/ derived attribute →
atribut yang dihasilkan dari atribut lain yang tidak berasal dari 1 entitas.
Contoh : umur (tgl lahir).
●Relationship
→
hubungan yang terjadi antara satu atau lebih entity. Dapat memiliki atribut
jika adanya transaksi yang menghasilkan suatu nilai tertentu.
Contoh : mahasiswa dengan NIM =
“5302411035” dan nama = “ATR”
Berelasi dengan MK, kd_mk =
“SBD02” dan mata_kuliah = “ Basis Data”
Relasi antara kedua entity
adalah mahasiswa sedang mengambil mata kuliah tersebut.
●Cardinality
Ratio →
menjelaskan jumlah keterhubungan satu entity dengan entity lain. Macamnya :
1. 1 to 1 →
satu entitas hanya dapat berhubungan dengan 1 entitas.
2. 1 to
many →
satu entitas yang mempunyai hubungan dengan sejumlah entitas.
3. Many
to many →
sejumlah entitas yang mempunyai hubungan dengan sejumlah entitas.
●
Tahap Pembuatan Entity Relationship Diagram :
1. Mengidentifikasi dan menetapkan
seluruh himpunan entity.
2. Menentukan atribut pada tiap
entity.
3. Menentukan atribut primary
key.
4. Menentukan relationship.
5. Menentukan atribut pada tiap
relationship.
6. Menentukan cardinality ratio.
7. Menentukan participant constraint.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar