Entitas Kuat → himpunan
entitas yang dilibatkan dalam ERD dan tidak memiliki ketergantungan dengan
himpunan entitas yang lain.
Entitas Lemah → suatu
entity yang mana keberadaanya tergantung dari keberadaan entity lain dan tidak
memiliki atribut yang dapat berfungsi sebagai key attribute.
Contoh entitas Kuat dan
Lemah

Agregasi →
menggambarkan sebuah himpunan relasi yang secara langsung menghubungkan sebuah
himpunan entitas dengan sebuah himounan relasi dalam ERD. Secara kronologi
mensyaratkan telah adanya relasi lain. Relasi terbentuk tidak hanya dari
entitas tapi juga mengandung unsure relasi lain.
Contoh agregasi

Transformasi Model Data
ke Basis Data Fisik → ERD direpresentasikan menjadi sebuah basis data secara
fisik. Komponen ERD ( himpunan entitas dan relasi ) ditransformasikan menjadi table
yang merupakan komponen utama pembentuk basis data. Atribut yang melekat pada
masing-masing himpunan entitas dan relasi akan dinyatakan sebagai field dari table
yang sesuai.
Transformasi Dasar →
setiap himpunan entitas akan diimplementasikan sebagai sebuah table (file data).

Transformasi Dasar →
relasi dengan derajat Relasi 1 – 1 yang menghubungkan 2 buah himpunan entitas
yang direpresentasikan dalam bentuk penambahan/penyertaan atribut-atribut
relasi ke table yang mewakili salah satu dari kedua himpunan entitas.

Transformasi Dasar →
relasi dengan derajat relasi 1- N yang menghubungkan 2 buah himpunan entitas,
juga akan direpresentasikan dalam bentuk pemberian/pencantuman atribut key dari
himpunan entitas berderajat 1 ke table yang mewakili himpunan entitas
berderajat N. atribut key dari himpunan entitas berderajat 1 menjadi atribut
tambahan bagi himpunan entitas berderajat N.

Transformasi Dasar →
relasi dengan derajat relasi N – N yang menhubungkan 2 buah himpunan entitas,
diwujudkan dalam bentuk table khusus yang memiliki field(tepatnya foreign key)
yang berasal dari key key himpunan entitas yang dihubungkan.

Implementasi
Himpunan Entitas Lemah dan Sub Entitas.
Penggunaan himpunan
Entitas Lemah dan Sub entitas dalam diagram ER diimplementasikan dalam bentuk table
sebagaiman himpunan entitas kuat.
Bedanya, jika himpunan
Entitas Kuat sudah dapat langsung menjadi sebuah table utuh.sempurna walaupun
tanpa melihat relasinya dengan himpunan entitas lain, maka himpunan entitas
lemah hanya dapat ditransformasikan menjadi sebuah table dengan menyertakan
pula atribut key dari hasil implementasi himpunan entitas lemah.
Contoh implementasi
himpunan entitas lemah


Contoh implementasi
himpunan entitas lemah dan sub entitas.

Contoh transformasi ER
Model dari studi kasus Rental VCD ke Basis Data Fisik.

Transformasi ERD ke
Basis Data Relational


Table menyewa, karena
setiap costumer dapat menyewa lebih dari satu film, maka pada relasi menyewa
terdapat atribut multivalue berupa kode_film, sehingga relasi menyewa dipecah
lagi menjadi :

Hasil Akhir ( Basis
Data Relational )

